Konflik Antar Terjemahan Alkitab?

1.”Utara” atau “Selatan”? Kejadian 13:1

  • And Abram went up out of Egypt, he, and his wife, and all that he had, and Lot with him, into the south. (KJV)
  • Abram meninggalkan Mesir dan pergi ke arah utara, menuju ke bagian selatan Kanaan dengan istrinya serta segala miliknya, dan Lot ikut juga. (LAI BIS)

Kata “the south” dalam ayat terjemahan KJV di atas bukan merujuk pada “arah selatan“, namun tepatnya merujuk pada “tanah selatan“, yaitu “Tanah Negeb” yang terletak di bagian selatan Kanaan:

  • Maka pergilah Abram dari Mesir ke Tanah Negeb dengan isterinya dan segala kepunyaannya, dan Lotpun bersama-sama dengan dia. (LAI TB)

Ayat-ayat berikut akan memperjelas hal tersebut:

  • And Abraham journeyed from thence toward the south country, and dwelled between Kadesh and Shur, and sojourned in Gerar. (Kej 20:1 KJV)
  • Abraham pindah dari Mamre ke bagian selatan tanah Kanaan, dan menetap di antara Kades dan Syur. Beberapa waktu kemudian, ketika ia tinggal di Gerar (Kej 20:1 LAI BIS)
  • Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia menetap antara Kadesh dan Syur. Ia tinggal di Gerar sebagai orang asing. (Kej 20:1 LAI TB)

Dan:

  • And Isaac came from the way of the well Lahairoi; for he dwelt in the south country. (Kej 24:62 KJV)
  • Sementara itu Ishak telah datang dari padang gurun, lewat sumur yang disebut ”Dia Yang Memperhatikan Aku” dan tinggal di bagian selatan Kanaan. (Kej 24:62 LAI BIS)
  • Adapun Ishak telah datang dari arah sumur Lahai-Roi; ia tinggal di Tanah Negeb. (LAI TB)

Juga:

  • Should ye not hear the words which the LORD hath cried by the former prophets, when Jerusalem was inhabited and in prosperity, and the cities thereof round about her, when men inhabited the south and the plain? (Zak 7:7 KJV)
  • Itulah yang dikatakan TUHAN melalui nabi-nabi di zaman lampau pada waktu Yerusalem masih didiami dan penduduknya makmur. Pada waktu itu orang tidak hanya tinggal di desa-desa di sekitar kota tetapi bahkan di bagian selatan dan di kaki-kaki bukit di sebelah barat. (Zak 7:7 LAI BIS)
  • Bukankah ini firman yang telah disampaikan TUHAN dengan perantaraan para nabi yang dahulu, ketika Yerusalem dengan kota-kota yang di sekelilingnya masih didiami orang dan masih sentosa dan Tanah Negeb dan Daerah Bukit masih didiami? (Zak 7:7 LAI TB)

2. “Pemanah” atau “Pemburu”? Kejadian 21:20

  • And God was with the lad; and he grew, and dwelt in the wilderness, and became an archer. (KJV)
  • God was with the boy as he grew up; he lived in the wilderness of Paran and became a skillful hunter (GNB)
  • Allah menyertai Ismael. Anak itu bertambah besar; ia menetap di padang gurun Paran, dan menjadi pemburu yang mahir. (LAI BIS)
  • Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah. (LAI TB)

Pemanah yang dimaksud di sini bukanlah pemanah dalam militer, tetapi merujuk pada profesi seorang pemburu. Setiap pemburu menggunakan senjata jarak jauh, yaitu panah sebagai senjata untuk berburu pada masa lampau, dan senapan sebagai senjata untuk berburu pada masa sekarang.

3. “Saudara bangsa mereka” atau “Bangsa mereka sendiri”? Ulangan 18:18 [KJV + GNB +LAI BIS]

  • I will raise them up a Prophet from among their brethren, like unto thee, and will put my words in his mouth; and he shall speak unto them all that I shall command him. (KJV)
  • I will send them a prophet like you from among their own people; I will tell him what to say, and he will tell the people everything I command. (GNB)
  • Dari bangsa mereka sendiri Aku akan mengutus kepada mereka seorang nabi seperti engkau. Aku akan mengatakan kepadanya apa yang harus dikatakannya, lalu ia akan menyampaikan kepada bangsa itu segala yang Kuperintahkan. (LAI BIS)

their brethern” yang dimaksud bukanlahsaudara bangsa mereka“, tetapi adalah “saudara mereka” seperti yang diterjemahkan dalam LAI TB:

  • seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. (LAI TB)

Dan saudara mereka” yang dimaksud adalah “saudara dari bangsa mereka sendiri/their own people, seperti yang dimaksud Ulangan 17:15 berikut:

  • Thou shalt in any wise set him king over thee, whom the LORD thy God shall choose: one from among thy brethren shalt thou set king over thee: thou mayest not set a stranger over thee, which is not thy brother. (KJV)
  • Be sure that the man you choose to be king is the one whom the Lord has chosen. He must be one of your own people; do not make a foreigner your king. (GNB)
  • Perhatikanlah baik-baik supaya orang yang kamu angkat menjadi rajamu adalah orang yang dipilih TUHAN Allahmu. Ia harus seorang dari bangsamu sendiri; jangan mengangkat seorang asing menjadi rajamu. (LAI BIS)
  • maka hanyalah raja yang dipilih TUHAN, Allahmu, yang harus kauangkat atasmu. Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau mengangkat seorang raja atasmu; seorang asing yang bukan saudaramu tidaklah boleh kauangkat atasmu. (LAI TB)

Tentunya orang yang diangkat sebagai raja bangsa Israel harus berasal dari “saudara dari bangsa mereka sendiri”, yaitu dari bangsa Israel sendiri, dan bukan dari “saudara bangsa mereka”. Seperti halnya oran yang harus diangkat menjadi presiden Indonesia tentunya adalah “saudara dari bangsa mereka sendiri” yaitu sesama orang Indonesia, dan bukan dari “saudara bangsa mereka” yaitu, seperti salah satunya, orang Malaysia.

4. “Seir” atau “Edom”? Ulangan 33:2

  • And he said, The LORD came from Sinai, and rose up from Seir unto them; he shined forth from mount Paran, and he came with ten thousands of saints: from his right hand went a fiery law for them. (KJV)
  • The LORD came from Mount Sinai. From Edom, he gave light to his people, and his glory was shining from Mount Paran. Thousands of his warriors were with him, and fire was at his right hand. (CEV)
  • Berkatalah ia: “TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala. (LAI TB)

Seir dan Edom adalah sebutan untuk daerah yang sama. Seir adalah tempat dimana bangsa Edom (keturunan Esau) tinggal, sehingga Seir disebut juga sebagai  tanah Edom. Penduduk asli Seir adalah orang-orang Hori keturunan Seir. Perhatikan ayat-ayat berikut untuk lebih jelasnya:

  • dan orang Hori di pegunungan mereka yang bernama Seir, sampai ke El-Paran di tepi padang gurun. (Kej 14:6)
  • Maka menetaplah Esau di pegunungan Seir; Esau itulah Edom. Inilah keturunan Esau, bapa orang Edom, di pegunungan Seir. (Kej 36:8-9)
  • Dan dahulu di Seir diam orang Hori, tetapi bani Esau telah menduduki daerah mereka, memunahkan mereka dari hadapannya, lalu menetap di sana menggantikan mereka, seperti yang dilakukan orang Israel dengan negeri miliknya yang diberikan TUHAN kepada mereka. (Ulangan 2:12)
  • TUHAN, ketika Engkau bergerak dari Seir, ketika Engkau melangkah maju dari daerah Edom, bergoncanglah bumi, tirislah juga langit, juga awan tiris airnya (Hakim-Hakim 5:4)

5. “700” atau “1700”? 2 Samuel 8:4

  • And David took from him a thousand chariots, and seven hundred horsemen, and twenty thousand footmen: and David houghed all the chariot horses, but reserved of them for an hundred chariots. (KJV)
  • In the battle, David captured seventeen hundred cavalry and twenty thousand foot soldiers. He also captured war chariots, but he destroyed all but one hundred of them. (CEV)
  • Daud menawan dari padanya seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta. (LAI TB)

Penterjemah KJV memisah jumlah pasukan berkuda (dalam artian pasukan yang menggunakan kuda) dengan membaginya menjadi dua, yaitu seribu dan tujuh ratus, yang totalnya adalah seribu tujuh ratus. Sedangkan penterjemah CEV dan LAI menggabung jumlah pasukan berkuda tersebut.

6. “Israel” atau “Ismael”? 2 Samuel 17:25

  • And Absalom made Amasa captain of the host instead of Joab: which Amasa was a man’s son, whose name was Ithra an Israelite, that went in to Abigail the daughter of Nahash, sister to Zeruiah Joab’s mother. (KJV)
  • Absalom put Amasa in Joab’s place as commander of the army. Amasa’s father was Ithra [e] from the family of Ishmael, and his mother was Abigal, the daughter of Nahash and the sister of Joab’s mother Zeruiah. (CEV)
  • Absalom telah mengangkat Amasa menggantikan Yoab untuk mengepalai tentara. Amasa adalah anak seorang yang bernama Yitra, seorang Ismael yang telah memperisteri Abigal binti Nahas, saudara perempuan Zeruya ibu Yoab. (LAI TB)

Ithra/Yitra, ayah Amasa, bisa disebut sebagai orang Israel ataupun Ismael. Kitab 2 Samuel sebenarnya menyebutnya sebagai orang Israel atas dasar kewarganegaraannya, tetapi dalam kitab 1 Tawarikh, Yitra yang juga dipanggil Yeter disebut orang Ismael atas dasar garis keturunannya yang dari keturunan Ismael, 1 Taw 2:17 berisi:

  • And Abigail bare Amasa: and the father of Amasa was Jether the Ishmeelite. (KJV)
  • Abigail’s husband was Jether, who was a descendant of Ishmael, and their son was Amasa. (CEV)
  • Abigail melahirkan Amasa dan ayah Amasa ialah Yeter, orang Ismael itu. (LAI TB)

Penterjemah 1 Tawarikh 2:17 dalam KJV memberi catatan kaki:

  • Jether…: also called, Ithra an Israelite / Yeter…: juga dipanggil, Yitra orang Israel (KJV Translator’s Note on 1 Chronicles 2:17)

Dan:

  • Ishmaelite – By birth or habitation, but by profession an Israelite / Orang Ismael – Oleh kelahiran atau asalanya, tetapi oleh profesi adalah orang Israel (Wesley’s Notes on 1 Chronicles 2:17).

Jadi, bila ada penterjemah yang menyebut Yitra sebagai orang Israel karena berdasarkan kewarganegaraannya, sedangkan yang menyebut Yitra sebagai orang Ismael karena berdasarkan garis keturunannya yang dari keturunan Ismael.

7. “7 tahun” atau “3 tahun”? 2 Samuel 24:13

  • So Gad came to David, and told him, and said unto him, Shall seven years of famine come unto thee in thy land? or wilt thou flee three months before thine enemies, while they pursue thee? or that there be three days’ pestilence in thy land? now advise, and see what answer I shall return to him that sent me. (KJV)
  • So Gad came to David and told him, and said to him, “Shall three years of famine come to you in your land? Or will you flee three months before your foes while they pursue you? Or shall there be three days’ pestilence in your land? Now consider, and decide what answer I shall return to him who sent me.” (ESV)
  • Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: “Akan datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau? Atau, akan adakah tiga hari penyakit sampar di negerimu? Maka sekarang, pikirkanlah dan timbanglah, jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang mengutus aku.” (LAI TB)

Total lama waktu kelaparan yang diberikan sebagai pilihan kepada Daud adalah tujuh tahun, dengan pembagian: tiga tahun kelaparan pertama telah terjadi (2 Samuel 21:1), satu tahun kelaparan berikutnya sedang berlangsung ketika Daud diberi pilihan tersebut, dan tiga tahun kelaparan terakhir akan terjadi sebagai perpanjangan jika Daud memilih pilihan itu.
Jadi jika ada penterjemah yang menterjemahkan lama masa kelaparan yang ditawarkan dalam ayat itu adalah tujuh tahun, karena merujuk pada total lama waktu kelaparan yang akan dialami bangsa Israel jika Daud memilihnya. Sedangkan bagi yang menterjemahkannya tiga tahun, karena merujuk pada tiga tahun perpanjangan dari empat tahun masa kelaparan yang telah terjadi sebelumnya.
8. “3300” atau “lebih dari 3000”? 1 Raja-Raja 5:16

Beside the chief of Solomon’s officers which were over the work, three thousand and three hundred, which ruled over the people that wrought in the work. (KJV)

and over three thousand assistants to keep track of the work and to supervise the workers. (CEV)

Bukankah “3300” adalah “lebih dari 3000”? Penterjemah KJV menyebutkan jumlah secara rinci dibanding dengan penterjemah CEV, dan hal itu tidak merubah maksud dari ayat tersebut.
9. “an hand thick”, “four inches thick”, “three inches thick” atau “75 milimeter”? DAN “2000”, “11000”, “10000” atau “40000”? 1 Raja-Raja 7:26

  • And it was an hand breadth thick, and the brim thereof was wrought like the brim of a cup, with flowers of lilies: it contained two thousand baths. (KJV)
  • The sides of the bowl were four inches thick, and its rim was like a cup that curved outward like flower petals. The bowl held about eleven thousand gallons. (CEV)
  • The sides of the tank were 3 inches thick. Its rim was like the rim of a cup, curving outward like the petals of a lily. The tank held about 10,000 gallons. (GNB)
  • Tebal bejana itu 75 milimeter. Tepinya serupa tepi cangkir yang melengkung keluar mirip bunga bakung yang mekar. Bejana itu dapat memuat kira-kira 40.000 liter. (LAI BIS)

Hal yang membedakan ukuran dan angka-angka tersebut adalah satuan hitung yang berbeda yang dipakai oleh tiap-tiap penterjemah. KJV menggunakan satuan “hand” dan “bath“, CEV dan GNB menggunakan satuan “inch” dan “gallon“, sedangkan LAI BIS menggunakan satuan “milimeter” dan “liter“.
Lalu, bagaimana dengan terjemahan CEV dan GNB yang walaupun menggunakan satuan yang sama tetapi nilainya tetap berbeda? Satuan asli yang dipakai dalam ayat tersebut adalah “hand/telapak tangan” dan “bath/bat”, sedangkan tidak ada skala standar yang tetap untuk mengkonversikan nilainya ke satuan yang lain. Besar telapak tangan tiap orang berbeda, contohnya telapak tangan saya yang besarnya 3,3 inches, berapa besar telapak tangan anda? Begitu juga dengan bat, tidak  ada skala standar untuk nilai konversinya. Para penterjemah memberikan nilai dalam satuan lain yang nilainya kira-kira sama dengan nilai dalam satuan asli.

10. “Tirai” atau “Tenda”? Mazmur 104:2

  • Who coverest thyself with light as with a garment: who stretchest out the heavens like a curtain (KJV)
  • He wraps himself in light as with a garment; he stretches out the heavens like a tent (NIV)

Kata Ibrani yang diterjemahkan “a curtain” / “a tent” adalah “kayri’ah” yang berasal dari akar kata “yeriah” yang dapat diartikan sebagai “curtain” dan “tent” (Strong’s Hebrew Dictionary:3407, yeriah) Lagi pula, baik tirai maupun tenda terbuat dari kain (garment) yang dapat dibentangkan (stretched).

11. “Bukit batu”, “kota Sela” atau “Petra”? Yesaya 42:11

  • Let the wilderness and the cities thereof lift up their voice, the villages that Kedar doth inhabit: let the inhabitants of the rock sing, let them shout from the top of the mountains. (KJV)
  • Let the desert and its towns praise God; let the people of Kedar praise him! Let those who live in the city of Sela shout for joy from the tops of the mountains! (GNB)
  • Let the desert and the cities thereof be exalted: Cedar shall dwell in houses: ye inhabitants of Petra, give praise, they shall cry from the top of the mountains. (DRB)
  • Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung! (LAI TB)

Bukit Batu adalah sebutan untuk Sela, yang juga merupakan kota yang didiami bangsa Edom (2 Raja-Raja 14:7). Beberapa arkeolog menyamakan Sela dengan Petra, bekas metropolis Idumea. Silahkan baca artikel tentang Sela di http://refbible.com/s/sela.htm untuk info lebih lanjut.
12. “wanita” atau “ibu”? Yohanes 2:4

  • Jesus saith unto her, Woman, what have I to do with thee? mine hour is not yet come. (KJV)
  • Jesus replied, “Mother, my time hasn’t yet come: You must not tell me what to do.” (CEV)
  • Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.” (LAI TB)

Yang jelas, seorang ibu adalah seorang wanita. Beberapa penterjemah lebih suka memakai kata “mother/ibu” daripada “woman/wanita” adalah untuk menghindari kesalahpahaman pembaca yang awam tentang gaya bahasa Yunani, yang mungkin akan menganggap bahwa kata tersebut merupakan kata yang kasar apabila kata “wanita/woman” diaplikasikan pada terjemahan ayat tersebut, padahal sebenarnya tidak.
Kata yang diterjemahkan sebagai “woman/mother” adalah kata Yunani “gunai” yang berarti “wanita yang telah bersuami”. People’s New Testament memberi komentar tentang ayat kata tersebut:

  • “Woman, what have I to do with thee?” These words in our language sound harsh and almost rude, but the Greek term gune rendered woman, was respectful and gentle ( People’s New Testament on John 2:4)

Dan:

  • Woman – No term of disrespect in the language of that day (Jamieson – Faussel – Brown Bible Commentary)

13. “aku” atau “kamu”? Roma 3:7

  • For if the truth of God hath more abounded through my lie unto his glory; why yet am I also judged as a sinner? (KJV)
  • Since your lies bring great honor to God by showing how truthful he is, you may ask why God still says you are a sinner. (CEV)
  • Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? (LAI TB)

Dalam ayat tersebut, Paulus tidak mengklaim dirinya yang berdusta. Di sini Paulus berbicara tentang orang yang bertanya: jika oleh dusta orang itu maka kebenaran Allah dinyatakan, lalu mengapa orang tersebut dihakimi sebagai orang yang berdosa? Dan Paulus di ayat itu berkata-kata seolah-olah dialah orang yang bertanya hal itu. Jadi, kata ganti orang apapun bisa dipakai untuk menjelaskan maksud Paulus tersebut, entah itu “aku”, “kamu”, “dia”, ataupun “kita” sepanjang tidak merubah maksud sebenarnya dari ayat tersebut karena Paulus hanya berkata dalam pengandaian.
Terjemahan lain akan leabih memperjelas hal ini:

  • Someone might argue, “If my falsehood enhances God’s truthfulness and so increases his glory, why am I still condemned as a sinner?” (NIV)
  • But [you say] if through my falsehood God’s integrity is magnified and advertised and abounds to His glory, why am I still being judged as a sinner? (CEV)
  • Tetapi kalau karena perbuatan yang tidak benar, apa yang benar tentang Allah semakin menonjol sehingga Ia dipuji, mengapa orang yang berbuat jahat itu masih disalahkan sebagai orang berdosa? (LAI BIS)

14. “mereka” atau “semua”? Roma 3:12

  • They are all gone out of the way, they are together become unprofitable; there is none that doeth good, no, not one. (KJV)
  • All have turned aside; together they have become worthless; no one does good, not even one.” (ESV)
  • Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. (LAI TB)

Ini bukanlah konflik, tetapi hanya ketidakpahaman akan maksud ayat tersebut. “they” dalam KJV yang dimaksud adalah “all” dalam ESV yang juga adalah “semua orang” dalam LAI TB. Sama seperti dalam terjemahan ESV di atas yang juga menggunakan kata “they” untuk menyebut “all” yang dimaksud, dan juga dalam LAI TB di atas yang menggunakan kata “mereka” untuk menyebut “semua orang” yang dimaksud.

Pos ini dipublikasikan di Alkitab dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s